{"id":364,"date":"2019-10-17T12:40:22","date_gmt":"2019-10-17T12:40:22","guid":{"rendered":"http:\/\/kdkkb.id\/?p=364"},"modified":"2019-10-17T12:40:37","modified_gmt":"2019-10-17T12:40:37","slug":"lembar-kita-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kdkkb.id\/?p=364","title":{"rendered":"Happiness in The Bottle"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>KDKKB.id<\/strong> &#8211; (Gabriela L.H) Ada sebuah produk minuman kopi kemasan yang dimasukan dalam botol, kemudian pada tutup botol tersebut ada tulisan\u201d happiness in the bottle\u201d Ketika membeli kopi itu saya merasa sangat gembira, karena mereka menawarkan kebahagiaan di dalam botol tersebut\u2026.saya sangat bersemangat mencari kebahagiaan yang selama ini terasa hilang dalam diri saya\u2026.dan dalam botol ini saya akan menemukannya\u2026. Ketika membayar di kasir, cepat-cepat saya minum kopi yang ada di dalam botol itu\u2026..hm\u2026.satu teguk saya belum merasa bahagia\u2026..saya coba lagi tegukan yang kedua\u2026.saya belum merasa bahagia\u2026saya coba lagi sampai habis minuman itu\u2026.hm rasa bahagia itu<br>belum terasa\u2026. Ah mungkin tetesan yang terakhir (seperti bunyi iklan sebuah produk minuman kemasan yang lain, nikmatnya sampai tetesan terakhir\u2026\u2026\u2026) saya coba menjilat tetesan yang bergulir dari botol<br>itu\u2026..hm\u2026.belum juga\u2026saya coba menutup mata\u2026.merasakan sensasi kebahagiaan seperti yang ditawarkan\u2026..hm\u2026tetap tidak terasa\u2026.<br>Hahaha saya akan protes pada perusahaan pembuat minuman tersebut\u2026mana kebahagiaannya?<\/p>\n\n\n\n<p><br><strong>Gagasan pertama: <\/strong>mungkin saya tidak merasakan tetapi orang lain bisa merasakannya? Lalu saya kembali lagi ke toko tadi dan membeli<br>sebuah botol lagi minuman yang bertulisakan \u201chappiness inside the botle\u201d tadi. Kemudian setelah saya membayar, saya langsung sodorkan kepada adik saya yang dari tadi menunggu di mobil\u2026..dia tampak senang karena<br>menunggu lama dan haus, apalagi minuman tadi saya ambil dalam lemari pendingin sehingga dinginnya masih terasa. Adik saya segera meneguknya\u2026\u2026saya menunggu dengan sabar\u2026sampai dia selesai meminum semua isi botol itu\u2026.lalu saya bertanya\u2026apakah kamu<br>bahagia?&#8230;.dia tertawa dan menjawab pertanyaanku \u201dMengapa bertanya begitu?\u201d Saya jelaskan kalau mau menuntut perusahaan pembuat minuman ini dia menjual harapan palsu dengan mencantumkan \u201chappinees inside the bottle\u201d karena tadi saya sama sekali tidak merasa<br>bahagia dengan minum minuman tersebut. \u201cKakak ada-ada saja, itu kan cuma iklan\u201d jawab adik saya sambil masih tetap tersenyum. \u201cTapi apakah kamu bahagia?\u201d tanya saya lagi. \u201cBahagia-lah\u201d Jawabnya polos, \u201cDikasih gratis, kenapa gak bahagia?\u201d Demikian alasannya\u2026.. Jadi kesimpulannya kalau dikasih gratis, baru bisa bahagia saat meminum minuman itu. Sementara ini kesimpulanku.<br><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Gagasan kedua: <\/strong>Apa yang pantas menjadi isi dalam botol ini sebetulnya?<br>Saya semakin penasaran\u2026..hm apa kira-kira yang harus ada di dalam botol itu agar orang yang membuka botol tersebut merasa bahagia? Pulang sampai di rumah, kedua botol kosong tadi saya cuci, saya tanggalkan lebel yang ada di botol tersebut. Hm apa yang akan saya isi ya supaya orang bisa<br>bahagia saat membuka botol tersebut? Setelah botol itu saya keringkan, saya masukkan susu coklat kesukaan saya\u2026.hm apakah minum susu<br>coklat dari botol itu saya bisa bahagia?&#8230;&#8230;pelan-pelan saya coba eksperimen ini\u2026.saya nikmati pelan-pelan rasa manis coklat susu tersebut\u2026.hm saya tetap tidak merasakan sensasi bahagia\u2026..hm\u2026 akhirnya saya tinggalkan susu yang masih tersisa dalam botol tadi dan menyimpannya ke dalam lemari pendingin. Sore harinya saya melihat keponakan yang baru berumur 6 tahun memegang botol itu, rupanya dia baru mengambil dari lemari pendingin, dia menatapku, mengharapkan ijin<br>boleh mencicipi susu coklat dalam botol itu, saya penasaran\u2026..segera saya buka tutup botol dan meyodorkan kepadanya\u2026..dia meminumnya\u2026..tampak nikmat sekali. Lalu iseng saya bertanya \u201cAre you happy?\u201d Lalu dengan lucunya dia membalas \u201cYes, I am happy\u201d<br>hah\u2026.saya kaget, lalu pelan-pelan saya coba bertanya\u2026.\u201dmengapa kamu happy?\u201d \u201cKarena saya suka susunya, Tante\u2026.\u201d\u2026.hm terlalu sederhana untuk suatu bahagia\u2026.hm saya masih tidak percaya\u2026.<br><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Gagasan ketiga:<\/strong> Jadi apa saja yang bisa bikin bahagia dari botol itu?<br>Saya semakin penasaran, saya masukkan permen coklat berukuran kecil yang berwarna-warni ke dalam botol itu dan memberikannya kepada anak saya, dia sangat senang sampai matanya berbinar-binar. \u201cMommy, thank you. I love it\u201d\u2026\u201dI am soooo happy\u201d jawabnya lucu dan menggemaskan. Hm saya semakin penasaran.<br><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Gagasan keempat:<\/strong> apa yang paling tepat ada dalam botol itusupaya siapapun bisa menemukan kebahagiaan di dalamnya? Penasaran saya semakin memuncak, saya memotret botol tersebut lalu upload di media sosial, dan menulis pertanyaan: \u201ctolong dijawab: apa yang mesti ada<br>di dalam botol ini agar bisa bahagia?\u201d Berbagai jawaban dan komentar yang masuk di antaranya:<\/p>\n\n\n\n<p><br>&#8211; \u201cSaya berharap ada uang dalam botol itu, selalu cukup<br>untuk beli makan dan keperluan sehari-hari\u201d<br>&#8211; \u201cKalau saya, baiknya berisi emas saja, lumayan sebotol<br>begitu pasti banyak isinya\u201d<br>&#8211; \u201cHm saya berharap isinya sertifikat tanah rumah saya<br>ini,supaya saya bisa tinggal dengan tenang tidak<br>pindah-pindah lagi, repot pindah terus.\u201d<br>&#8211; \u201cEnaknya isi ijasah kali ya, biar gak usah belajar lagi,<br>bisa lulus.\u201d<br>&#8211; Dan seterusnya\u2026..semua masih sibuk berkomentar<br>apa yang pantas di dalam botol itu<\/p>\n\n\n\n<p><br>Namun saya masih saja belum menemukan kebahagiaan yang saya cari di dalam botol ini. Penasaran saya semakin menjadi-jadi. Saya membawa botol tadi keluar dan mencoba eksperimen bagaimana cara menemukan kebahagiaan di dalam botol itu. Di perempatan jalan saya bertemu<br>dengan seorang pengemis cililk lalu saya masukan segenggam uang receh dari 100 rupiah sampai 1000 rupiah ke dalam botol tadi, kemudian saya sodorkan kepadanya, segera dia mengambil botol itu dan membukanya serta menumpahkan isinya ke dalam kantong kumpulan hasil kerja mengemisnya. Dia tampak gembira dan dengan tersenyum dia meminta botol tersebut dari saya. \u201cMakasih Bu, sudah seharian saya minta-minta di sini, baru 2 keping uang 100 an yang saya dapat, hehehe ini lumayan Bu\u2026..\u201d Dia mungkin tidak mengerti dengan tulisan pada tutup botol itu tetapi dari<br>ekspresinya anak itu tampak senang, lalu iseng saya bertanya: \u201cApa kamu bahagia mendapat yang di dalam botol itu?, haha saya rasa pertanyaan konyol bagaimana bisa dia bahagia dengan keadaannya yang seperti ini.<br>Tetapi jawabannya membuat saya terkejut. \u201cSenanglah Bu, apalagi ada uang 1000-annya.\u201d Jawabnya sambil tersenyum.<br><\/p>\n\n\n\n<p>Hm saya jadi terharu, hal kecil di sekililing saya membuat orang menjadi bahagia: kopi gratis, permen, susu coklat dan keping uang receh, sementara saya tidak tahu apa yang saya cari tentang bahagia itu sendiri. Lalu akhirnya saya pulang membawa satu botol yang tersisa dan mengisinya dengan air dan memetik beberapa bunga di halaman depan rumah kami dan menaruhnya di dalam botol itu. Ketika suami saya pulang dari kerjanya dia tersenyum melihat bunga dalam botol itu. \u201cTerima kasih ya, sayang\u201d Saya bertanya kepada dia: Apakah kamu bahagia? \u201cYa, saya bahagia.\u201d Hm saya dengan penasaran mau mengklarifikasi apa yang dia<br>maksud dengan bahagia setelah melihat isi botol itu, tetapi dia lalu memeluk saya dengan wajah sukacitanya. Hm saat itu saya juga merasakan bahagia itu benar ada di sini, dan tidak perlu di cari di dalam botol itu\u2026.<br><br>Akhirnya kesimpulan saya, kebahagiaan itu ada di dalam hati dan pikiran sendiri, tergantung bagaimana kita mau merasakan dan memikirkannya, hm apapun yang ada di dalam botol itu bisa membuat siapa saja yang<br>membukanya akan merasa bahagia asalkan dia mau bahagia.  <br><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KDKKB.id &#8211; (Gabriela L.H) Ada sebuah produk minuman kopi kemasan yang dimasukan dalam botol, kemudian pada tutup botol tersebut ada tulisan\u201d happiness in the bottle\u201d Ketika membeli kopi itu saya merasa sangat gembira, karena mereka menawarkan kebahagiaan di dalam botol tersebut\u2026.saya sangat bersemangat mencari kebahagiaan yang selama ini terasa hilang dalam diri saya\u2026.dan dalam botol &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[85],"tags":[153,150,152,151,67,71,70,154],"class_list":["post-364","post","type-post","status-publish","format-standard","","category-lembar-kita","tag-bahagia","tag-cerita","tag-hal-yang-membuat-bahagia","tag-hapiness","tag-katolik","tag-kdkkb","tag-kdkkb-id","tag-kebahagiaan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Happiness in The Bottle - Komunitas Dokter Katolik Keuskupan Bandung<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"KDKKB.id - (Gabriela L.H) - sebuah produk minuman kopi kemasan dalam botol, kemudian pada tutup botol tersebut ada tulisan\u201d happiness in the bottle\u201d\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kdkkb.id\/?p=364\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Happiness in The Bottle - Komunitas Dokter Katolik Keuskupan Bandung\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"KDKKB.id - (Gabriela L.H) - sebuah produk minuman kopi kemasan dalam botol, kemudian pada tutup botol tersebut ada tulisan\u201d happiness in the bottle\u201d\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kdkkb.id\/?p=364\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Komunitas Dokter Katolik Keuskupan Bandung\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-10-17T12:40:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-10-17T12:40:37+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Febrina Anastasha\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Febrina Anastasha\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kdkkb.id\/?p=364#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kdkkb.id\/?p=364\"},\"author\":{\"name\":\"Febrina Anastasha\",\"@id\":\"https:\/\/kdkkb.id\/#\/schema\/person\/e16226a218f5e281c9e8ef3003397bc8\"},\"headline\":\"Happiness in The Bottle\",\"datePublished\":\"2019-10-17T12:40:22+00:00\",\"dateModified\":\"2019-10-17T12:40:37+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kdkkb.id\/?p=364\"},\"wordCount\":1062,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kdkkb.id\/#organization\"},\"keywords\":[\"bahagia\",\"cerita\",\"hal yang membuat bahagia\",\"hapiness\",\"Katolik\",\"kdkkb\",\"kdkkb.id\",\"kebahagiaan\"],\"articleSection\":[\"Lembar Kita\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kdkkb.id\/?p=364#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kdkkb.id\/?p=364\",\"url\":\"https:\/\/kdkkb.id\/?p=364\",\"name\":\"Happiness in The Bottle - Komunitas Dokter Katolik Keuskupan Bandung\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kdkkb.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2019-10-17T12:40:22+00:00\",\"dateModified\":\"2019-10-17T12:40:37+00:00\",\"description\":\"KDKKB.id - (Gabriela L.H) - sebuah produk minuman kopi kemasan dalam botol, kemudian pada tutup botol tersebut ada tulisan\u201d happiness in the bottle\u201d\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kdkkb.id\/?p=364#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kdkkb.id\/?p=364\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kdkkb.id\/?p=364#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/kdkkb.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Happiness in The Bottle\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kdkkb.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kdkkb.id\/\",\"name\":\"Komunitas Dokter Katolik Keuskupan Bandung\",\"description\":\"Download E-Buletin      |        Kegiatan Sosial        |          Kesehatan        |\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kdkkb.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kdkkb.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kdkkb.id\/#organization\",\"name\":\"Komunitas Dokter Katolik Keuskupan Bandung\",\"url\":\"https:\/\/kdkkb.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/kdkkb.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/kdkkb.id\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/logo-putih.png?fit=842%2C595&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/kdkkb.id\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/logo-putih.png?fit=842%2C595&ssl=1\",\"width\":842,\"height\":595,\"caption\":\"Komunitas Dokter Katolik Keuskupan Bandung\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kdkkb.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kdkkb.id\/#\/schema\/person\/e16226a218f5e281c9e8ef3003397bc8\",\"name\":\"Febrina Anastasha\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/kdkkb.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/58255977ba15f14e136786c98d072f82?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/58255977ba15f14e136786c98d072f82?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Febrina Anastasha\"},\"url\":\"https:\/\/kdkkb.id\/?author=4\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Happiness in The Bottle - Komunitas Dokter Katolik Keuskupan Bandung","description":"KDKKB.id - (Gabriela L.H) - sebuah produk minuman kopi kemasan dalam botol, kemudian pada tutup botol tersebut ada tulisan\u201d happiness in the bottle\u201d","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kdkkb.id\/?p=364","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Happiness in The Bottle - Komunitas Dokter Katolik Keuskupan Bandung","og_description":"KDKKB.id - (Gabriela L.H) - sebuah produk minuman kopi kemasan dalam botol, kemudian pada tutup botol tersebut ada tulisan\u201d happiness in the bottle\u201d","og_url":"https:\/\/kdkkb.id\/?p=364","og_site_name":"Komunitas Dokter Katolik Keuskupan Bandung","article_published_time":"2019-10-17T12:40:22+00:00","article_modified_time":"2019-10-17T12:40:37+00:00","author":"Febrina Anastasha","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Febrina Anastasha","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kdkkb.id\/?p=364#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kdkkb.id\/?p=364"},"author":{"name":"Febrina Anastasha","@id":"https:\/\/kdkkb.id\/#\/schema\/person\/e16226a218f5e281c9e8ef3003397bc8"},"headline":"Happiness in The Bottle","datePublished":"2019-10-17T12:40:22+00:00","dateModified":"2019-10-17T12:40:37+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kdkkb.id\/?p=364"},"wordCount":1062,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kdkkb.id\/#organization"},"keywords":["bahagia","cerita","hal yang membuat bahagia","hapiness","Katolik","kdkkb","kdkkb.id","kebahagiaan"],"articleSection":["Lembar Kita"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kdkkb.id\/?p=364#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kdkkb.id\/?p=364","url":"https:\/\/kdkkb.id\/?p=364","name":"Happiness in The Bottle - Komunitas Dokter Katolik Keuskupan Bandung","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kdkkb.id\/#website"},"datePublished":"2019-10-17T12:40:22+00:00","dateModified":"2019-10-17T12:40:37+00:00","description":"KDKKB.id - (Gabriela L.H) - sebuah produk minuman kopi kemasan dalam botol, kemudian pada tutup botol tersebut ada tulisan\u201d happiness in the bottle\u201d","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kdkkb.id\/?p=364#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kdkkb.id\/?p=364"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kdkkb.id\/?p=364#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/kdkkb.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Happiness in The Bottle"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kdkkb.id\/#website","url":"https:\/\/kdkkb.id\/","name":"Komunitas Dokter Katolik Keuskupan Bandung","description":"Download E-Buletin      |        Kegiatan Sosial        |          Kesehatan        |","publisher":{"@id":"https:\/\/kdkkb.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kdkkb.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kdkkb.id\/#organization","name":"Komunitas Dokter Katolik Keuskupan Bandung","url":"https:\/\/kdkkb.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/kdkkb.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/i0.wp.com\/kdkkb.id\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/logo-putih.png?fit=842%2C595&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/kdkkb.id\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/logo-putih.png?fit=842%2C595&ssl=1","width":842,"height":595,"caption":"Komunitas Dokter Katolik Keuskupan Bandung"},"image":{"@id":"https:\/\/kdkkb.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kdkkb.id\/#\/schema\/person\/e16226a218f5e281c9e8ef3003397bc8","name":"Febrina Anastasha","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/kdkkb.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/58255977ba15f14e136786c98d072f82?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/58255977ba15f14e136786c98d072f82?s=96&d=mm&r=g","caption":"Febrina Anastasha"},"url":"https:\/\/kdkkb.id\/?author=4"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kdkkb.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/364","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kdkkb.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kdkkb.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kdkkb.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kdkkb.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=364"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kdkkb.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/364\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":365,"href":"https:\/\/kdkkb.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/364\/revisions\/365"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kdkkb.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=364"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kdkkb.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=364"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kdkkb.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=364"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}